Twelve Layers of Heavens

6 layers of Jaconde Cake + 6 layers of ganache = 12 layers of heavens
‘Nuff said.
Opera Cake (English version click here)
by Ita Kustina
Jaconde Cake:
200 gram Almond bubuk/ Mete bubuk
150 gram gula pasir halus
6 butir telur ayam utuh
50 gram mentega, cairkan
55 gram tepung terigu
115 gram putih telur
55 gram gula halus
Air kopi untuk siraman cake
Ganache:
500 gram Dark Cooking Chocolate, cincang
500 gram whipping cream
- Panaskan cream hingga panas tapi jangan sampai mendidih, matikan api. Masukkan dark cooking chocolate, aduk hingga coklat mencair dan membentuk adonan yang halus dan mengkilat.
- Dinginkan, inapkan dalam kulkas semalaman. Menjelang digunakan, keluarkan dari kulkas dan aduk/kocok hingga ringan dan mudah dioleskan.
Cake:
- Campur almond, gula pasir dan 3 butir telur, kocok dengan mixer kurang lebih 10 menit.
- Masukkan sisa telur satu persatu, sambil terus kocok, dan setelah semua telur masuk, kocok kembali kurang lebih 10 menit.
- Masukan 2 sendok besar adonan kedalam mentega cair, aduk rata, sisihkan.
- Campur tepung ke dalam adonan almond aduk rata.
- Kocok putih telur sampai berbusa, masukan gula halus, sambil terus kocok sampai kaku tapi jangan terlalu kaku.
- Campur adonan almond dengan putih telur, aduk rata.
- Masukan mentega cair yang telah dicampur sedikit adonan, ke dalam adonan almond.
- Bagi kue menjadi 6 bagian ke dalam loyang ukuran 22x22 cm, panggang dengan api besar (200 derajat Celcius) kurang lebih 10 menit.
Assembling:
- Ambil selembar cake, siram dengan air kopi yang aromanya enak, lapis dengan ganache.
- Tumpuk satu lembar cake di atas cake tadi, siram cake dengan kopi dan oles dengan ganache.
- Demikian terus sampai semua cake habis. Masukan ke dalam kulkas kurang lebih 20 menit agar lapisannya menempel dengan mantap dan kue menjadi dingin.
- Siram atasnya dengan cokelat siram atau ganache cair (jika ada sisa ganache, bisa dipanaskan lagi untuk menyiram cake).
- Masukkan lagi ke dalam kulkas kurang lebih 1 jam hingga coklat bagian atas agak kaku.
- Rapihkan pinggirnya dengan pisau yang dicelup air panas. Hias sesuka hati.
Note:
- Opera cake sudah berkembang menjadi banyak versi. Umumnya, cream pelapis terdiri dari 3 rasa: vanilla, mocca dan coklat (ganache). Cakenya pun lebih banyak kuning telur. Pada perkembangannya, opera cake menjadi berbagai macam versi. Tapi secara umum, cake ini tetap pada pakem Jaconde cake yang memakai almond bubuk, serta mempertahankan lapisan-lapisannya yang tipis dan sangat banyak.
Versinya mbak Ita ini, cakenya ringan, lebih banyak putih telurnya, dan semua lapisannya menggunakan ganache. Feel free to improvise, though. But this simple recipe is killing, I’m telling you.
English version
Opera Cake
by Ita Kustina
Jaconde Cake:
200 g ground almond
150 g caster sugar
6 eggs
50 g butter, melted
55 g flour
115 g egg whites
55 g powdered/confectioners sugar
Strong brewed coffee to brush the cake layers
Ganache:
500 g Dark Cooking Chocolate, chopped
500 g whipping cream
Instruction:
Ganache:
- Heat the cream just until boiling point, turn off the heat. Stir in dark cooking chocolate until melted and makes a smooth and shiny ganache.
- Let cool and keep it in the fridge for a night. Before using it, take out from the fridge and mix/whip until fluffy and easy to spread.
Cake:
- Beat ground almond, caster sugar and 3 eggs with electric mixer for about 10 minutes.
- Beat in the remaining 3 eggs while continue beating for about 10 minutes more.
- Drop 2 big spoons of this batter into melted butter, stir until blended, set aside.
- Mix the flour with ground almond batter.
- Beat the egg whites until frothy, beat in powdered/confectioners sugar while continue beating until it forms soft peaks.
- Fold this egg whites into almond batter. Fold in the melted butter that has been mixed with a little almond batter until well blended.
- Divide the batter into 6 pans (22 x 22 cm each), bake 10 minutes in 200 degree Celcius. Let cool on a wire rack.
Assembling:
- Take one layer, brush it with strong coffee. Spread the ganache onto the layer.
- Put another cake layer on top of the first layer, brush it with strong coffe. Spread the ganache onto this second layer.
- Repeat this process until all layers has been assembled. Put the assembled cake in refrigerator for about 20 minutes to firm the structure.
- Pour melted chocolate or remaining ganache if any (reheat if necessary) over the cooled cake. Set aside in the refrigerator just until the chocolate topping is firm (about 1 hour).
- Cut the crust sides of the cake with a long thin knife that’s just been dipped into hot water and wiped, so now you can see the pretty layers of the cake.
- Garnish as you like. One cherry will do
Happy baking!









Comment by eliza — May 20, 2006 @ 12:04 am
begitu dong…sekali keluar 3 entries sekaligus, bikin yg mau nyobain kelabakan…mikir2 mana yg ya gue harus coba duluan…:D
Comment by SyL — May 21, 2006 @ 1:52 pm
Aduh…. kue yang satu ini ini masih jauh sekali urutannya untuk dicoba hiks… hiks… hiks…..
12 layers…. awesome…
Comment by ova — May 22, 2006 @ 11:06 am
halow mbak,
salam kenal..
ini baru pertama kali mampir ke sini..waahhh kue2nya bikin ngiler..
sekalian mau tanya boleh ya mbak..
kalo itu wipping cream bisa dganti ama thickening cream?
trus kopinya dikasi gula ga?
itu almond bubuk/mete bubuk dijual bebas atau beli almond trus kita haluskan?
hehe maap ya mbak banyak nanya soalnya penasaran bgt ama kue ini
salam
nova
Comment by Bea at La Tartine Gourmande — May 23, 2006 @ 12:15 am
too bad it is not in English!!!
Comment by len — May 28, 2006 @ 4:03 pm
nanya lagi dong mbak *hobi nanya* hehe… ini bole gk kalo gk lsg dipanggang? kan gk punya 6 loyang gitu loh.. jadi adonannya kalo disuruh nunggu selagi temen2nya dipanggang gitu bole tidakss? makasi lagi yaaa..
Comment by Elly — May 29, 2006 @ 7:09 am
Salam kenal y Mba.. udah sering ngintip blog mba’ riana, tp baru skrg berani nimbrung komment-nya..
Selain resep2nya yang menarik, foto2nya juga cantik2.. bener2 bikin ngiler, he he..
Comment by tika — May 29, 2006 @ 8:11 am
Mbak…kalau di milis kan ada gambar ngelepasin plastik/kertas dari lapisan cake, plastik/kertas itu ikut di bakar atau kue ditumpuk di plastik/kertas setelah di bakar, fungsinya buat apa ya mbak.
Comment by mia — May 31, 2006 @ 9:01 pm
my oh my, if this is really what heaven looks like, then i’m willing to die now
…
halow, met kenal - rekomendasi temen disuruh ngecek blog ini, and my greeeateest compliment to you, baking is soo above my level. *drooling*
Comment by Imelda — June 1, 2006 @ 4:17 pm
mau tanya ya.. buat cake nya 6 lapis, berarti kalo ovenku cuma muat 1 loyang, mesti 6 kali panggang ya… adonannya dibiarkan lama diluar aja gak apa2? keliatannya ga pake emulsifier apa bisa jadi gagal yg terakhir2 dipanggang cake nya?
thx ya riana.
Comment by Wita — June 1, 2006 @ 7:02 pm
bravo..bravo buat mbak yg satu ini..alamaaak aku baru lulus bikin sus udah mau brani2nya nih bikin kue 12 lapis, hmm bisa nggak ya? hehehe..mbak mau nanya niy, itu ganache bisa nggak disemprit untuk hiasan cupcakes?
Comment by Riana — June 2, 2006 @ 6:37 am
Hi Riana! It Riana, Béa’s friend who lives in France. Wow, someone with the exact same name, my mom will be so excited when I tell her. And we love the same desserts and cooking, so glad that I found your blog. You are a fantastic chef and photographer. All the best, Riana
Comment by SITI ZULAICHA — June 2, 2006 @ 8:41 am
mba…salam kenal. kue-kuenya enak sekali dan dekorasinya oke banget. aku baru liat blognya mba dan pengen coba buat juga opera cakenya. aku mau tanya resep pennylane browniesnya mba dong…terus terang aku agak ketinggalan buka blognya mba…tolong dijawab ya mba..thanks
Comment by Imelda — June 7, 2006 @ 10:28 am
jadi panggang tumpuk maksudnya loyang langsung ditaroh di atas loyang yg lainnya ya?
kalau bikin cake nya langsung tebel tinggal dipotong horisontal gitu bisa atau tidak ya?
thanks banget.
Comment by gita — June 8, 2006 @ 1:04 am
Mba aku kemaren bikin pake resep ini cake nya jadi busa banget jadi pas mateng mo dilepasin dari kertas cake nya robek mulu.aku udah bikin 2x dan 22 nya gatot.knapa ya? apa salah waktu ngadon ato gimana ya?waktu mateng cakenya itu pori2 nya gede banget.apa aku salah waktu ngadon ato pas campur putih telornya ya???HELP
Comment by arfi — June 12, 2006 @ 7:55 am
haluuuuuuuuu ri! emuang nenduang dah tuh for heavenly sake! kikikikk.. musti ngabisin berapa blok ya buat ngelapisin 6 layer itu, plus thick ganache! sementara daku konsumsi coklat blok semingu itu cuma 200g! halah… **terbayang2**
Comment by dita — June 17, 2006 @ 3:03 am
mba’e, gunanya ganache diinepin dulu apa sih? kalo langsung digunain juga bisa pan?
Comment by astrid — July 3, 2006 @ 2:22 am
Mba Riana,
mau nanya nih..kemaren pas wiken coba opera…tp ga tau knp kok cake jd kering pinggirnya ato mgk krn kelamaan manggangnya ya ato terlalu tipis..soalnya lebih dr 10 menit dan pake otang…pas dicoba enak sih…sedih deh..
Comment by Imelda — July 27, 2006 @ 9:27 am
sdh bikin jg!!!! tapi cuma separo resep haha.. males layer2in nih….. enak enakkkkk …
Comment by Jennifer — August 5, 2006 @ 5:08 am
Wow! That looks incredible! I doubt I’d ever have the patience, let alone skill, to make this. Quite impressive.
Comment by Rice & Beans — August 12, 2006 @ 1:08 am
Love your photos and creations. Would love to be your student and be able to try making the desserts you taught in your class. Can you provide the recipes in English?
Comment by dwi maya — August 27, 2006 @ 6:53 pm
mbak, saya mau tanya kopinya di cairkan atau bubuk dan ukurannya berapa ya….
Comment by Yulia — September 3, 2006 @ 3:35 pm
Aduh mbk, bener kata mama..sekenyang apapun kita, kalu liat blognya mbk mendadak ngiler laper lagi..Foto2 nya mbak, baguuusss banget, boleh ngga aku japri mbk, tanya2 cara ambil gambar supaya bagus kaya mbk?? Aku pernah sih les bikin opera, tapi sumpeh rasanya enakan ini..Bolg nya kueren bangettt….
Comment by Lia — October 31, 2006 @ 12:34 pm
Ri, versi Mbak Ita nih bener ya gak pake lapisan krim? Cuman joconde-aerkopi-ganache doang? kalo dipoto jadinya rapi jali ya… aku berkali2 bikin opera & berkali2 juga potonya gak perna cakep (aku pake lapisan krim). abis lapisan krimnya pas diiris suka rada blepot ama lapisan ganache. walah… bikin kue niatnya dipotret ato dimakan seh ya kekekeke…
Comment by ellen — January 22, 2007 @ 9:21 am
Ri, aku punya pertanyaan misterius, nih. hihihi Di hampir semua resep kamu yang require putih telur sama gula, kamu kan selalu nganjurin kocok putih telur sampai berbusa then masukkin gula. Now, problem is, aku dah nyoba cara begini 3-4 kali dan hasilnya selalu gagal alias putih telur yang mulai kaku itu langsung memble pas dimasukin gula. Jadi cair gitu, gak mau berbusa lagi. Napa, yah? Aku kocok pake mixer 2 kilo gitu. Apa putih telur di sini beda ama di Indo? hehehehe misterius kan? Trus kalo akhirnya kucampur aja telur putih and gula, apakah hasilnya jadi beda? It looks fine to me, but not knowing the real fine is…. hehe. Thanks!!
Comment by chia — October 9, 2007 @ 1:30 am
mba riana..
i agree, this is heaven..
dah lama bgt ga makan operaaaa..
hwaaaaaaaaaaaa.. pengeeeeeen..
tp sptnya susah ya..
Comment by wendy — December 28, 2007 @ 10:42 am
Riana, I just happen to enter your blog. the cake looks good. really would like to give it a try. but i am a bit confused here. is the ground almond mixed with the flour, or beaten with the eggs and sugar?
Comment by Gina — March 3, 2008 @ 12:43 pm
mbak Riana, aku udah coba resep Opera ini.. waaaaa bener2 12 layers of heavens… hehehe
Comment by dhani — April 24, 2008 @ 10:16 am
Mbak, aku mo coba pake semacam coffee buttercream, cuma rencananya diganti ganache yang pake cokelat putih, dicampur kopinya pas manasin whipped cream gitu, bisa nggak ya mbak…trus kira2 komposisinya berapa ya ? Tks sebelumnya atas jawabannya…
Comment by Doti — April 29, 2008 @ 8:52 pm
salam kenal, mbak riana!
LOETJOE sekalii kuenyaaa…
tapi baru dalam tahap 2 layer cake nih..bakal kudu sabar nambah 10 lagi..
Comment by Mdm Butter — November 29, 2008 @ 3:07 pm
I admire your passion for baking and consideration for translating the recipes into English. Your photo were absolutely ‘delicious’, I can almost touch it. Thank you.
Comment by iMeL — November 30, 2008 @ 9:28 pm
Mbak riana, kuenya cuantik2 deh. mungkin gak kalau kue ini dibikin dengan hand mixer? gimana sih supaya hasil cakenya gak beda dengan yang dibuat dengan mixer besar? minta tipsnya ya mbak…. plizzz
soalnya aku punya-nya hand mixer nih. tengkyuuu