Meet The Thief: Appetite Journey

Appetite Journey, November 2007, Page 16
www.appetitejourney.com
I‘m not sure where to start. I don’t like dealing with this, but I have to.
The magazine is Appetite Journey. Surprise, surprise.
They refused to pay the amount I want. If you think gigantic amount, you’re wrong. If you think I’m laying a get-rich-quick scheme, you’re crazy. I want one million Rupiah, negotiable. But not negotiable to 200 thousand Rupiahs! Yes, that’s the amount they think they are accountable for stealing my photo.

Appetite Journey, November 2007, Page 16
www.appetitejourney.com
I‘ve written to a national newspaper about this. I hope it would be published. But if not, I will keep writing.
And I am looking at the possibility to press legal charge on this. I am so ready.
I never thought I would be the next victim of this series of stealing. Mbak Rieke, Mas Budi, and my two other blogger friends who refuse to reveal their names; they were once the victims of such crimes, and nothing was done. Nothing. The thieves never even apologized.
I have to do all this, although I hate it. At least I’ll then be able to say that I’ve done the right thing, that I’ve done what was necessary. And I will pass on the unfinished job to the next warrior.
‘Nuff said.
Previous chapter
Next Update









Comment by mona — December 10, 2007 @ 5:28 pm
maju terus pantang mundur, mbak!
yg sabar ya..
Comment by edya — December 10, 2007 @ 9:11 pm
Tul mbak, kalau merasa benar jangan takut. Tapi, aku mau tanya nih, mereka akhirnya meralat ndak klo foto itu sebenarnya punya mbak?..pfff klo ndak mau meralat biar aku yang turun tangan…huh sebel! (sambil mukul2 tembok)…:p
Comment by senaz — December 10, 2007 @ 10:49 pm
OMG!!!!!..this wasn’t the news that i’ve been waiting for..*surprised mode*
Comment by Pepy — December 11, 2007 @ 10:56 am
Holy crap! They should pay!
Comment by Ellen Antheunis — December 11, 2007 @ 6:17 pm
hahhaha…the headline remind me of a movie “Meet the Parents”…
well..well…well so this is the parent opppss..THE THIEF then…btw, the site can not open..are they hiding now ?
send them to court !…they r criminal magazine
Comment by Fenny — December 12, 2007 @ 8:08 am
wohooo!! you go girl!
di edisi yang baru gak ada tuh ralat & permintaan maaf.
bedanya skrg foto yg diambil dari internet mereka tulis “photo by istimewa”.
Comment by resti vurwarin — December 12, 2007 @ 9:44 am
kalo ditulis: “photo by istimewa”, berarti mereka masih mbajak juga dunk. ga kapok….
kemarin aku kasih komentar di web itu majalah, ga tau tuh masih dimuat, ditanggapi atau ngga. aku ngasih komentar di forum, tag: “cara berlangganan appetite journey”
Comment by carpediem — December 12, 2007 @ 10:09 am
what a rip off!!! I support you all the way…
Comment by vivil — December 12, 2007 @ 1:37 pm
semoga si pencuri mendapat ganjaran yang setimpal.. at least ga ada lagi yg mau baca.. huuh…
Comment by mona — December 12, 2007 @ 2:13 pm
btw mbak, napa gak nulis di NCC juga, ttg masalah2 begini? Food lover Indonesia kayaknya pd baca NCC tuh, jadi posisinya lebih kuat, biar majalah2 gak sembarangan ngambil.Min. mreka ngasih kredit nama empunya foto.
Comment by Anamika Singh — December 12, 2007 @ 5:52 pm
Dear Penny
Let me first congratulate you on your wonderful blogsite. Its lovely and very well done. Am a fellow cake maker from Botswana,Africa, who surf the web to pick up inspirations, new ideas in the world of infinite possibilities to delight the palate. Do pass by my blog whenever you can.
Comment by rieke — December 12, 2007 @ 5:53 pm
sebenarnya sih yang dibutuhkan cuma permisi minta ijin, dan mencatumkan nama kita, itu aja udah buat saya bangga ada yang mau memuat foto2 saya.. jadi ga usah nyuri2, sukur2 kalau dibayar.. saya lagi nunggu ada buku pelajaran di australia, mereka udah ijin mau minta foto tumpeng saya.. itu aja saya girang banget sampai ga mikir minta imbalan.. tapi kalau ga ijin dan ga mencantumkan nama, wah kayaknya sakit ati banget ya.. semoga yang nyuri foto kamu malu semalu2nya majalah.. yang nyebelin kadang mereka kasih disclaimer copyright bla bla, eh koq malah nyuri juga ya..
Comment by ngazedogh — December 13, 2007 @ 4:49 pm
Walaupun gw demen cd bajakan, tapi gw gak rela kalo sahabat gw dibajak…rrrrrggg. Teruskan perjuanganmu nak! jangan takut.., ada oom-loe disini.. (hayah..)
Comment by ratih — December 14, 2007 @ 5:08 pm
aarghh.. gak nyangka hasilnya bakal gini,
maju terus ya mbakRi…
Comment by findrie — December 14, 2007 @ 11:00 pm
Dear Mbak Riana,
I’m so proud that you would stand up and go through with it. I’m sure you’re not only ‘battling’ for your self, but also for whoever will be or had been virtually hijacked and to warn that this issue is a serious one!. But deep down I hope everything will be settled in a win-win situation. May the force be with you..(loh kok kayak Star Wars?) Hehe…Regards
Comment by eliza — December 15, 2007 @ 11:10 pm
o la la…jadinya mereka tetep keras kepala ya Ri? hayo cari legal help deh Ri biar urusan cepet beres dan kepala elo gak nyut2an…
Comment by dwiana — December 16, 2007 @ 5:02 am
Go for it Mbak!! I am with you. Cuma 1 juta Rupiah sekitar 100 dollar eh bener2 nih magazine. Pokok ke online aja dimana mana and make sure mereka liat kalau namanya dah online disana sini.
Comment by resti vurwarin — December 17, 2007 @ 7:50 am
bagaimana kalo situsnya kita bikin “banjir” dengan komentar kita soal pembajakan ini?
kita penuhi komentar di forumnya…
*sabar ya mbak, mudah2an nulis di koran juga bisa menolong untuk menyadarkan majalah tersebut soal pembajakan ini*
Comment by SyL — December 17, 2007 @ 9:19 am
maju terus, ri
Comment by ik — December 17, 2007 @ 10:13 am
arrrrgh! gak tau malu banget tuh orang2 !!! ini bukan ending yang aku bayangin, mbak.. tapi biar tau rasa itu majalah. mudah2an surat pembacanya dimuat ya.
Comment by Damara — December 17, 2007 @ 3:12 pm
yaahh… mungkin ini karma buat kamu kali ya.
secara kamu n geng juga pernah nyuri tulisan n property orang tanpa ijin dan untuk tujuan komersil.
Semoga menjadi pembelajaran buat kita semua, agar gak seenaknya main comat comot tanpa ijin.
Masih bagus akhirnya kamu di9bayar …
Comment by manju — December 18, 2007 @ 9:53 pm
I wish you all the best in this fight — I’m sorry to hear this publication has decided to play the part of scoundrel instead of good citizen. Shameful. Maybe you can interest a TV news program about this problem too — as much bad press as you can send to Appetite Journey!
Comment by bypass — December 19, 2007 @ 1:35 am
Yang sadar seharusnya kmu dong Ri,
Gimana, nggak enak kan klo dibajak? makanya jangan suka ngebajak klo nggak mau dibajak…
Comment by Jiewa — December 19, 2007 @ 9:10 am
Anu mbak.. lain kali pake watermark nama blog aja di foto2 blog ini
(like I did)
Comment by didut — December 19, 2007 @ 9:14 am
maju terus mbak
I will always update this blog
BTW blognya bikin laper!!
Comment by tata — December 19, 2007 @ 9:19 am
Mba kalau mereka gk mau bayar…pada edisi selanjutnya mereka harus tulis permintaan maaf paling nggak setengah halaman karena nggak nyantumin nama mba di tulisan tersebut sebagai orang yang mengambil foto tersebut. Gw pikir kenapa mereka nawain 200 ribu karena mereka pikir mba gk bakal berani macem2 mba
Comment by detnot — December 19, 2007 @ 9:42 am
ooow kamu ketahuan….:D
Comment by slimy — December 19, 2007 @ 10:51 am
Memang penyesalan selalu datang belakangan, tul gak?
check this up http://www.ncc-indonesia.com/detail.php?aid=226
ternyata moderatornya (ya kamu itu) suka nge-bajak juga)…hahaha…ironis…
Comment by pembajak — December 19, 2007 @ 12:36 pm
Masih mending diganti 200rb, drpd cuma diralat dan dinyatakan tidak ada seperti yang dilakukan tim penulis buku di bawah ini :
http://www.ncc-indonesia.com/ralatbuku.htm
Ralat Buku
Halaman 8
Butir 10:
Paragraf 1, bullet 1 (Couverture Chocolate) dan bullet 2 (Compound Chocolate) dinyatakan tidak ada/dihapus.
Foto loyang pada halaman 6, 7, 8 dan 13 dinyatakan tidak ada/dihapus.
Comment by budi — December 19, 2007 @ 12:53 pm
“bakul nasi
Subject: UNTUK tanpeng_liang
Wah itu sih karma tanpeng_liang, yang dibajak juga pernah ngebajak karya orang lain dan dijadikan buku lagi…ck…ck..ck…kok nggak malu ya, maling teriak maling…sadarlah…sadarlah…
Posted : 19 December 07 04:54:24 WIB
tanpeng_liang
Subject: pemakaian foto tanpa ijin
saya melihat pemakaian foto tanpa ijin dari majalah appetite journey dari http://pennylanekitchen.blogsome.com edisi november 2007. Dari blog tersebut, ternyata majalah ini hanya mau menghargai 80 ribu rupiah saja untuk sesuatu yang dipakai tanpa ijin terlebih dulu yang bersifat seni dan perlu uji coba beberapa kali. Dimana penghargaan redaksi terhadap karya cipta orang lain? O, ya…mungkin majalah ini dikejar waktu penerbitan, tapi kok ya keterlaluan sekali jika setelah memakai jerih payah orang lain tanpa ijin kemudian hanya menghargai sekian saja, tanpa mempertimbangkan bahwa si kreator harus melakukan uji coba bbrp terhadap resep, merancang tampilan makanan yang akan difoto dan menulisnya di blog. kalau minta ijin terlebih dulu, bahkan bisa jadi anda diberi dengan senang hati.
Posted : 11 December 07 16:25:38 WIB”
diatas aq ambil di forumnya appetite…ko jadi bales2an gt yaa..??…sbenernya ada apa toh ini..??
Comment by brokencode — December 19, 2007 @ 2:47 pm
teruskan perjuanganmu mbak !
btw popup nya disini buat gak nyaman meski banyak hidangan yang buat laper.
Comment by numpanglewat — December 19, 2007 @ 2:55 pm
Wahh klu gitu Appetite Journey juga bisa dunk nyontek ini :
Ralat Buku,Halaman 8,Butir 10:
Paragraf 1, bullet 1 (Couverture Chocolate) dan bullet 2 (Compound Chocolate) dinyatakan tidak ada/dihapus.
Foto loyang pada halaman 6, 7, 8 dan 13 dinyatakan tidak ada/dihapus.
Gimana ya rasanya klu hasil karya digituin?
Comment by ekowanz — December 19, 2007 @ 2:55 pm
moga cepat beres urusannya…saya kira kl udah masuk ke kolom pembaca dikoran nasional mereka pasti mau bertindak demi nama baik mereka…
Comment by Lia — December 19, 2007 @ 6:31 pm
Go on Ri, teruskan perjuanganmu untuk menegakkan hak & kebenaran. Allah bless you, Sis…
Comment by dwiananta — December 19, 2007 @ 8:06 pm
Semoga lekas beres…malu ah saling buka borok diri sendiri. Siapa pun dirimu, plis deh jgn ungkit2 luka lama. Ini kan kasus antara Mba ri sama majalah tsb.
Comment by ecky — December 19, 2007 @ 8:45 pm
What did they say about it? Why do they refuse to pay?
You can actually sue them, go to public can be one way to make them learn and act as should be.
Comment by pututik — December 19, 2007 @ 10:57 pm
marillah kita menghargai hasil karya dan lebih banyak berkarya. jangan saling curi dan jgn saling klaim…. tetap berjuang !!
Comment by rezco — December 20, 2007 @ 7:37 am
hmm…bajak-membajak lagi
Comment by resti vurwarin — December 21, 2007 @ 9:10 am
kayaknya, kasus yang di situsnya NCC dengan masalah pembajakan foto di blog ini beda deh. harus dilihat kasus per kasus. Ga bisa disamaratakan.
Comment by Kukuh TW — December 21, 2007 @ 2:05 pm
Bring them to the court !!
Comment by yuan — January 8, 2008 @ 11:42 am
Lain kali fotonya dikasih watermark, biar gak dicuri sembarangan
nice blog anyway.
Comment by rima fauzi — February 2, 2008 @ 4:55 pm
ri.. wonderful pictures, no wonder they stole it blatantly. but still, no excuse for it.. i hope that you will get the appropriate compensation and recognition for your work. as for the negative comments, it is not necessary and it really looks as if those negative comments were made by sore losers.
bravo, keep on the good work and cant wait for other recipes and photos!